Rp4,826,469 Tercapai
Target Rp6,600,000 73% Funded
Closed

Eriyansah merupakan siswa kelas V dari Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Desa tempat tinggal Eri berada di perkebunan karet. Jarak tempuh menuju rumah Eri lebih kurang 14 kilometer dari desa dengan kondisi jalan tanah merah berbatu krikil. Meskipun hidup jauh dari hiruk pikuk perkotaan, tak membuat Eri, sapaan akrabnya berkecil hati. Menjadi juara kelas sejak duduk di bangku kelas I SD membuat Eri tampil berani di usia saat ini.

“Aku ingin jadi tentara atau penulis,” kata Eri saat ditanya apa cita-citanya. Eri suka sekali puisi, ia kerap menulis puisi untuk guru dan teman-temannya. Ia juga tak malu untuk membacakan puisi di depan kelas. Tak hanya puisi, ia juga membuat pantun bahkan beradu pantun dengan teman-teman sekelasnya. Di sekolah, ia rajin sekali mengunjungi perpustakaan yang kebetulan merupakan Taman Baca Inovator. Ia suka membaca cerita-cerita bergambar dan pengetahuan alam. Sesekali ia mendengarkan temannya bercerita atau bahkan ia yang menceritakan kisah-kisah yang telah ia baca saat itu. Dalam urusan pelajaran, jangan ditanya lagi, dia cukup mudah menangkap semua materi yang telah disampaikan. Beberapa kali guru kelas memberikan kuis di kelas V. nilai tertinggi diraih oleh Eri yang mampu menjawab pertanyaan guru.

Tak hanya aktif disekolah, Eri juga aktif di kegiatan luar sekolah seperti mengaji dan les yang setiap malam. Ia mendengarkan dengan baik apa yang dikatakan gurunya dan jika ada sesi tanya jawab dan kuis, dia paling berani dibandingkan teman-teman lainnya. Ia begitu berani dalam memimpin kelasnya saat lomba kasti, bahkan Ia berani menunjuk dirinya menjadi perwakilan kelas dalam lomba membaca cerita nabi.

Tak lengkap memang fasilitas untuk belajarnya, tapi Eri tetap memegang teguh mimpinya melanjutkan sekolah sampai jenjang perguruan tinggi. Di Talang, listrik Negara belum masuk sehingga sampai saat ini warga masih menggunakan genset untuk mendapatkan aliran listrik. Dua genset besar cukup mengaliri sebagian talang, karena sebagian lain memilih gelap termasuk rumah Eri. Namun, setiap malam ia sempatkan untuk belajar, mengerjakan PR atau sekadar membaca pelajaran sebelumnya. Eri mengajarkan kita semua bahwa keterbatasan bukan alasan untuk kita menjadi maju, karena maju atau tidaknya seseorang hanya karena ia mau dan yakin pasti bisa.

Bantu Eri dan teman-temannya; Mia dan Hera memulai merajut mimpi-mimpi mereka melalui program Sekolah Petualang dengan memberikan donasi untuk dana keberangkatan mereka dari Muara Enim, selama perjalanan mereka akan ditemani 1 orang pendamping yang akan menemani perjalanan mereka.

Partisipasi donasi Anda dapat disalurkan melalui nomor rekening atas nama Fikha Fininda
Nomer Rekening 5035-208-728
Nomer Rekening 0004-764-676
*klik logo bank untuk langsung mengarahkan Anda ke halaman Internet Banking.
*cantumkan nama atau asal daerah calon peserta Sekolah Petualang pada kolom berita transfer

Narahubung/konfirmasi transfer donasi: Evi 08561341813




Kebutuhan Biaya Keterangan
Transportasi Desa Karang Sari – Bandara Palembang, PP Rp 1.600.000 5-7 Jam, 4 Orang
Pesawat Palembang – Jakarta, PP Rp 4.000.000 4 Orang
Komsumsi Perjalanan, PP Rp 400.000 4 Orang
Biaya Tak Terduga Rp 600.000 10%
TOTAL Rp 6.600.000


USDDonatur

Leave a Comment