Rp3,011,933 Tercapai
Target Rp7,260,000 41% Funded
Closed

Calon peserta Sekolah Petualang berikut adalah Ade dari Bima – NTB. Iwan panggilan sapaannya, Ia duduk di kelas 5. Setiap kali ditanya tentang cita-cita, dengan lantang Iwan mengatakan Tentara adalah impiannya. Alasan yang mendasari cita-cita Iwan berawal saat kerusuhan di desanya (perang antar desa), menurut Iwan saat kerusuhan terjadi keadaan desa sangat menakutkan, hingga semua orang bersembunyai di rumah masing-masing. Banyak orang yang membawa parang saat kerusuhan. Dan kerusuhan reda saat aparat pemerintah “tentara” berhasil meredan emosi warga. Di benak Iwan menjadi Tentara adalah hal yang sangat keren, karena dapat membantu orang dalam keadaan yang berbahaya dan kesulitan, belum lagi menjadi Tentara adalah kehormatan untuk membela Negara.

Iwan saat ini masih tinggal dengan Ibunya dan dua sodara laki-lakinya yang masih sekolah SMP dan SMA. Ayah Iwan sudah meninggal saat usia Iwan masih 5 tahun. Ibu Iwan merupakan wanita yang sangat tegar, sepeninggalan suaminya beliau bekerja sebagai penjual ikan laut keliling untuk menghidupi anak-anaknya. Ibu Iwan pernah berkata akan melakukan apapun demi anak-anaknya agar bisa selesai sekolah. Ibu Iwan sangat mendukung segala aktivitas yang dilakukan oleh Iwan, seperti saat kemah sekolah yang diikuti Iwan waktu itu, sang ibu datang menjenguk di lokasi kemah meski lokasinya jauh dari rumah, hanya untuk mengantarkan beberapa bungkus nasi ke Iwan dan temen-temannya. Ibu iwan pernah berkata ke saya, beliau sangat senang saat Iwan bisa mewakili sekolahnya dalam kegiatan-kegitan positif seperti paramuka dan lainnya.

Pengajar Muda Ichwan Dwi Saputra mengenal Iwan saat menjadi gurunya tahun lalu dalam program Indonesia Mengajar. Iwan merupakan anak yang bersemangat dan disiplin tak pernah dia absen pergi sekolah dan latihan pramuka setiap sore hari. Jiwa kepemimpinan Iwan tercermin saat dia menenangkan temen-temannya yang sedang ribut di kelas saat pelajaran meskipun dia bukan ketua kelas saat itu. Iwan merupakan anak yang helpfull dan memiliki inisiatif action yang bagus bagi saya dan teman-temannya, di saat teman lain yang iseng membully teman yang lemah, Iwan satu-satunya anak yang membela anak yang lemah tersebut. Dengan bekal tersebut saya berharap di masa depan Iwan menjadi pemimpin yang baik pada masanya di bidang apapun karena potensinya sudah ada dalam diri Iwan.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Iwan sangat pantas untuk mengikuti Sekolah Petualang bacth 2 ini, untuk mensimulus kemampuan Iwan. Bantu Iwan merajut mimpinya dan menggali potensinya melalui program Sekolah Petualang dengan memberikan donasi dana untuk kerangkatan Iwan dari Bima ke Jakarta. Keberangkatan Iwan akan didampingi 1 orang yang akan menemani perjalanan Iwan dari Bima.

Partisipasi donasi Anda dapat disalurkan melalui nomor rekening atas nama Fikha Fininda
Nomer Rekening 5035-208-728
Nomer Rekening 0004-764-676
*klik logo bank untuk langsung mengarahkan Anda ke halaman Internet Banking.
*cantumkan nama atau asal daerah calon peserta Sekolah Petualang pada kolom berita transfer

Narahubung/konfirmasi transfer donasi: Evi 08561341813




Kebutuhan Biaya Keterangan
Transportasi Ojek ke Bandara Bima Rp 400.000 2 Orang, PP
Pesawat Bima-Jakarta (Transit 1x) Rp 6.000.000 2 Orang, PP
Komsumsi Perjalanan Rp 200.000 2 Orang, PP
Biaya Tak Terduga Rp 660.000 10%
TOTAL Rp 7.260.000


USDDonatur

Leave a Comment