Rp4,826,469 Tercapai
Target Rp6,600,000 73% Funded
Closed

“Bu kalau buku yang itu isinya tentang dogeng-dongeng, ada malin kundang, si pahit lidah, terus masih banyak lagi” Kata-kata ini yang selalu mengingatkan saya pada sosok Hera. Namanya Dewi Herawati, kami sering memanggilnya Hera. Hera adalah salah satu siswa kelas 5 di tempat saya bertugas setahun ini. SD kami terletak di dalam talang, talang Lugur namanya. Setiap pulang sekolah ia tak pernah absen mengunjungi taman baca yang terletak di talang kami. Hampir semua buku telah dilahapnya. Bahkan ketika saya kesulitan mencari buku untuk bahan mengajar esok hari, ia yang membantu saya mendapatkan buku yang saya cari. Hobinya membaca membuat pengetahuannya luas. Tak pelak jika ia selalu menjadi juara kelas di sekolah.

Hera juga selalu mewakili sekolah dalam berbagai lomba tingkat kecamatan. Lomba yang pernah diikutinya diantaranya, lomba cerita bergambar, lomba cerdas cermat, lomba gerak jalan, hingga karnaval. Meski ia tinggal di talang, namun tak membuatnya minder bertemu dengan teman- temannya dari berbagai sekolah di kecamatan Lubai Ulu. Pramuka adalah salah satu yang membuatnya percaya diri. Tidak hanya aktif dalam kegiatan di dalam kelas, Hera juga sangat menyukai kegiatan pramuka. Sejak kelas 3 SD ia telah aktif mengikuti latihan pramuka yang diadakan setiap minggunya di sekolah. Beberapa kali ia mengikuti kemah, baik di tingkat sekolah maupun kecamatan. Hal ini yang turut menempa dirinya menjadi anak yang percaya diri dan tidak cengeng. Selain dikenal sebagai siswa yang rajin dan pintar, Hera juga dikenal sebagai anak yang ceria dan banyak teman.

Seperti anak seusianya yang lain, tak jarang saya melihat ia bermain bersama teman perempuan lain di kelasnya. Ketika ada pertengkaran diantara temannya, ia yang selalu membantu menyelesaikan permasalahan dan mendamaikan keduanya. Kebaikan hatinya membuat ia disukai banyak teman. Meski hanya sebagai petani karet, orang tua Hera sangat mendukung pendidikan anaknya. Mereka tidak pernah absen saat pertemuan orang tua siswa di sekolah. Perkembangan anaknya di sekolah selalu diperhatikannya dengan bertanya pada setiap guru yang tak sengaja ditemuinya. “Walaupun saya hanya bisa nyadap karet, tapi anak saya harus bisa sekolah tinggi, Bu. Supaya tidak sare (re:susah) seperti kami” kepada kami beliau bercerita.

Suatu ketika saat saya sedang di taman baca bersama Hera, kami bercerita tentang mimpi masing-masing. Seperti anak-anak lain seusianya, banyak yang ingin diraihnya. Pada saya dia bercerita, “Jadi guru yang dokter, Bu” diiringi tawa kecil dan sedikit keraguan. Mungkin baginya mimpi itu sulit diwujudkan, tapi saya yakin Hera mampu mewujudkannya.

Bantu Hera dan teman-temannya; Mia dan Eri memulai merajut mimpi-mimpi mereka melalui program Sekolah Petualang dengan memberikan donasi untuk dana keberangkatan mereka dari Muara Enim, selama perjalanan mereka akan ditemani 1 orang pendamping yang akan menemani perjalanan mereka.

Partisipasi donasi Anda dapat disalurkan melalui nomor rekening atas nama Fikha Fininda
Nomer Rekening 5035-208-728
Nomer Rekening 0004-764-676
*klik logo bank untuk langsung mengarahkan Anda ke halaman Internet Banking.
*cantumkan nama atau asal daerah calon peserta Sekolah Petualang pada kolom berita transfer

Narahubung/konfirmasi transfer donasi: Evi 08561341813




Kebutuhan Biaya Keterangan
Transportasi Desa Karang Sari – Bandara Palembang, PP Rp 1.600.000 5-7 Jam, 4 Orang
Pesawat Palembang – Jakarta, PP Rp 4.000.000 4 Orang
Komsumsi Perjalanan, PP Rp 400.000 4 Orang
Biaya Tak Terduga Rp 600.000 10%
TOTAL Rp 6.600.000


USDDonatur

Leave a Comment